KESAN PERTAMA DARI MOBIL MEWAH BMW X1

KESAN PERTAMA DARI MOBIL MEWAH BMW X1

Meskipun menjadi SUV/CUV terkecil dalam barisan X Series, bagi kalangan entry level X1 memiliki jejak yang sama dengan kakak-kakaknya yang berbadan lebih besar. Pabrikan BMW tampaknya jeli dalam mencarikan celah pasar bagi X-Series. Coba saja kita lihat, barisan model X Series layaknya ukuran baju yang dibutuhkan oleh ragam demografi. X6 untuk konsumen ‘Large”, X5 untuk konsumen ukuran “Medium” dan X3 untuk konsumen “Small.” Nah model X1 untuk konsumen yang ukurannya “extra small”.

Namun, meskipun kendaraan ini ukurannya terbilang paling kecil dalam line-up X, ia tak kalah menguntungkan dari saudara tuanya. Kendaraan dengan nama kode E84 ini jika kita lihat dari dimensi sebesar Jeep Compass, Kia Sportage atau VW Tiguan, tapi tetap memiliki wheelbase lebih lebar 127 mm dan ground clearance lebih tinggi 177 mm. Tapi rooflinenya lebih rendah sekitar 152 mm daripada mobil crossover lainnya. Di Indonesia, kompetitor yang paling dekatnya adalah Brand Audi Q3 dan Subaru XV 2.0i. Jika dimelarkan sedikit di pasar entry level CUV premium, X1 juga sangat pantas untuk beradu dengan brand Lexus RX 270, meskipun memang dari segi harga RX 270 beradu langsung dengan BMW X3.

Waktu X1 menyambangi kantor Motor Trend selama empat hari, agak membingungkan memang untuk menempatkan posisi kendaraan ini. SUV? Hmm kurang tepat sepertinya. CUV? Kok lebih ke mirip wagon. Bentuknya terkesan lebih panjang dibandingkan dengan CUV dan posisi duduknya sangat sedan. Apalagi posisi duduk di bagian belakang. Ini mungkin yang namanya kejelian pabrikan untuk melihat konsumen dari segala demografi. Apalagi BMW baru-baru ini menelurkan X6. Lengkap sudah line-up yang mereka miliki. Maka dari itu saat kita menggambarkan kehadiran X Series seperti ukuran pakaian.

Jika membandingkan X1 dengan anggota keluarga X Series lainnya, X1 tidak akan memiliki kemampuan off-road yang sama dengan kakaknya. Ride heightnya lebih rendah. Jika Anda ingin menonton kejuaraan reli di Lampung yang untuk menuju lokasi special stage (SS) dari jalan raya harus menempuh jarak sampai 7 kilometer melewati jalanan berbatu, berdebu dan tak beraspal, saat sarankan memakai X3 atau X5. Akan lebih menyenangkan jika X1 mengantarkan Anda keluar kota dan ketika mencari tempat tinggal saudara, Anda nyasar ke jalanan kecil berlubang, beraspal kasar, berdebu dengan jalanan tanah tidak terlalu panjang.

BMW X1 ini bermesin depan, penggerak roda depan, 5 penumpang, 4 pintu dan telah dirakit di Sunter, Indonesia. Bukan CBU Jerman. Penampilan BMW X1 atletis dan elegan dengan headlight double round yang telah menjadi ciri khas keluarga X dengan LED daytime running light putih dan elemen chrome serta lampu kabut (fog light) bundar. Di bagian dalam, terdapat perpaduan antara kulit dengan plastik lembut berkualitas tinggi yang memang menjadi tipikal kendaraan Jerman ini. Hmm, kepekaan desainer BMW terhadap nilai-nilai kemewahan bisa Anda rasakan juga pada kendaraan entry level keluarga X ini. Posisi mengemudi X1 nyaman dengan desain interior yang ergonomis  dan memang mirip dengan X3. Tata desain dan layout yang apik layaknya seorang chef restoran Jepang mengiris-iris ikan tuna untuk disajikan menjadi sashimi. Akurat, rapi dan mendetail. Ciri khas craftsmanship berkelas. Harga BMW X1 sendiri dibandrol dengan harga 629 Juta Rupiah.